PADANG - Kwartir Cabang (Kwarcab) 09 Gerakan Pramuka Kota Padang menjalin kerjasama atau Memorandum of understanding (MoU) dengan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Padang terkait bakal dilakukannya pendidikan kepramukaan di Lapas setempat.


Penandatanganan perjanjian kerjasama tersebut dilakukan oleh Ketua Kwarcab 09 Gerakan Pramuka Kota Padang Andree H Algamar dengan Kepala Lapas IIA Padang Marten di Aula Lapas setempat, Rabu (20/12/2023) pagi.


Dalam sambutannya Ketua Kwarcab 09 Gerakan Pramuka Kota Padang Andree H Algamar mengaku sangat antusias dan mengapresiasi atas adanya kerjasama tersebut.


"Kerjasama ini sangat tepat kita lakukan untuk menjadikan warga binaan pemasyarakatan (WBP) Lapas Kelas IIA Padang memiliki keterampilan pramuka. Tujuannya tentu terwujudnya warga binaan yang memiliki kedisiplinan, etika dan motivasi serta menumbuhkan jiwa kebersamaan dan bela negara," ungkapnya.


Selanjutnya Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Padang itu menambahkan, terkait materi kepramukaan yang akan diberikan yakni sesuai dengan pemintaan pihak Lapas Kelas IIA Padang. 


Diantaranya mulai dari keterampilan pertolongan pertama pada korban kecelakaan, tali temali, baris berbaris serta keterampilan semaphore dan morse (sandi kepramukaan). 


"Kita berterima kasih kepada bapak Kalapas IIA beserta jajaran yang mendukung penuh kerjasama ini. Semoga adik-adik warga binaan yang mengikuti latihan kepramukaan menjadi contoh teladan bagi warga binaan lainnya. Apalagi perubahan perilaku adalah hal yang penting bagi mereka selama menjalani masa pidana," tukas Andree.


Sementara itu Kalapas IIA Padang Marten juga menyampaikan apresiasi kepada Kwarcab 09 Gerakan Pramuka Kota Padang atas kerjasama tersebut. Menurutnya pendidikan pramuka bagi warga binaan di Lapas merupakan hal utama yang lazim dilakukan.


"Pembentukan kedisiplinan, etika, perilaku dan kecakapan lainnya itu ada di kepramukaan. Maka itu, warga binaan kita mesti dibekali dengan pendidikan kepramukaan," ujarnya 


Marten berharap warga binaan yang mengikuti pendidikan pramuka bisa menjadi pribadi yang baik dan contoh bagi warga binaan lainnya. Sehingga setelah menyelesaikan masa pidana memiliki karakter yang baik di tengah masyarakat.


"Warga binaan kita yang akan mengikuti kegiatan kepramukan adalah yang berusia remaja atau maksimal di bawah 25 tahun. Terhitung dari saat ini setiap hari Sabtu mereka akan dilatih kepramukaan oleh pelatih pembina pramuka dari Kwarcab 09 Gerakan Pramuka Kota Padang," bebernya 


Dalam kesempatan itu juga ikut dilakukan penandatanganan perjanjian kerjasama terkait hal yang sama oleh Ketua Kwarcab 09 Gerakan Pramuka Kota Padang Andree H Algamar dengan Lembaga Pemasyarakatan Perempuan (LPP) Kelas IIB Padang yang ditandangani oleh Kasi Binapi Giatja LPP Kelas IIB Padang Yulidasni. 


Di sela kegiatan Ketua Kwarcab 09 Gerakan Pramuka Kota Padang Andree H Algamar bersama Kepala Lapas IIA Padang Marten juga meninjau sarana dan tempat pelatihan kemandirian bagi para warga binaan Lapas setempat. (Dv/Prokopim Pdg)

 
Top